Tentang Green Canyon
Green Canyon ini mempunyai nama asli Cukang Taneuh yang berarti jembatan tanah. Dinamakan begitu karena ada di atas lembah dan jurang Green Canyon terdapat jembatan dari tanah selebar 3 meter yang menghubungkan Desa Kertayasa dengan Desa Batukaras. Sedangkan nama Green Canyon sendiri dipopulerkan oleh seorang turis warga negara Perancis pada tahun 1993. Turis tersebut terpesona dengan keindahan alam dan sungai yang bening berwarna hijau tosca sehingga dia menyebutnya Green Canyon karena terinspirasi dengan Grand Canyon yang ada di Amerika Serikat.
Tempat wisata yang indah ini merupakan aliran sungai Cijulang yang melintas menembus gua yang penuh dengan stalaktit dan stalakmitnya yang indah dan diapit oleh dua bukit dengan hiasan bebatuan dan rerimbunan pepohonan serta airnya yang tenang dan berwarna hijau tosca menjadikan tempat ini suatu lukisan alam yang mengagumkan untuk dijelajahi. Untuk menjelajahi Green Canyon, kamu bisa menyewa perahu untuk menyusuri sungainya. Kamu juga bisa menikmati keindahannya dengan berenang ataupun menyelam. Tapi bagi kamu yang tidak bisa berenang, gak usah khawatir karena tersedia pelampung yang disewakan dengan tarif Rp. 5.000,- untuk menyusuri sungainya dengan dipandu oleh pemilik perahu yang disewa. Untuk menyewa perahu yang biasa disebut ketinting yang bisa memuat 5 penumpang ini kamu dikenakan tarif sekitar Rp. 75.000,- untuk waktu sewa selama 45 menit - 1 jam.
Jika kamu ingin berkunjung ke tempat ini, sebaiknya kamu berkunjung pada saat musim kemarau. Mengapa? Karena pada saat musim hujan, air sungai di sini akan berwarna coklat keruh dan arusnya menjadi deras serta debit airnya juga tinggi.
Siapkan juga uang tunai yang cukup sebelum menuju Green Canyon ini karena di tempat ini tidak ada fasilitas ATM.



Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar