Museum Radya
Pustaka dibangun pada tanggal 28 Oktober 1980 oleh Kanjeng Adipati
Sosrodiningrat IV, Pepatih Dalem pada masa pemerintahan Paku Buwono IX
dan Paku Buwono X terletak di jalan protokol Slamet Riyadi,
dikompleks Taman Wisata Budaya Sriwedari, Surakarta.
Pengurus Paheman Radya Pustaka menandai penghargaan terhadap pemrakarsa pendirian museum ini dengan mengabadikan nama kecilnya, pada gedung sebelah timur museum dengan nama WALIDYASANA,gabungan dari kata Walidi dan Asana (tempat). Gedung ini tanahnya dibeli oleh Sri Susuhunan Paku Buwana X senilai 65 Ribu Gulden Belanda dari Johanes Busselaar dengan akta notaris 13/VII tahun 1877 nomor 10 tanaheigendom. Untuk menghargai K.R.A. Sosrodingrat IV, maka dibuatkan patungnya yang ditempatkan di tengah museum yang dulu dikenal sebagai Loji Kadipolo.
Barang-barang pengisi museum banyak berasal dari Karaton Kasunanan Surakarta, Kepatihan, dari hasil pembelian, dari G.P.H. Hadiwijaya, dan sumbangan partisipan lainnya.
Perangkat
gamelan kuno, organ gamelan mirip piano, koleksi uang kuno, kepala
perahu kuno, termasuk Rajamalaberkepala raksasa, berbagai jenis wayang,
aneka macam patung kuno dari batu dan perunggu, bermacam jenis payung
dan lain-lainnya dipajang didalam museum ini. Banyak calon sarjana
yang menghimpun bahan skripsi dari museum ini. Bahkan sejumlah sarjana
asing juga mempelajari bahasa jawa, sejarah kebudayaan untuk bahan
penulisan buku dari museum ini.
Lokasi :Taman Wisata Budaya Sriwedari di Jl. Slamet Riyadi.
Jam Buka Museum :Selasa – minggu (08.30-13.00)WIB
sumber: www.surakarta.go.id




Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar