Gambaran umum Yogyakarta
Yogyakarta Sejarah
Pada tahun 1568 sampai 1586 di daerah Jawa bagian Tengah berdiri sebuah kerajaan bernama Kerajaan Pajang yang saat itu diperintah oleh Sultan Hadiwijaya atau yang lebih akrab dikenal dengan sebutan Jaka Tingkir. Pada saat Sultan Hadiwijaya berkuasa terjadilah sebuah pertikaian dengan adipati dari Kerajaan Jipang yakni Arya Penangsang. Saat itu, Jaka Tingkir berhasil menjadi pemenangnya, dengan dibantu oleh beberapa panglima besar, diantaranya Ki Ageng Pemanahan dan putra kandungnya, Bagus Sutawijaya serta seorang Hangabehi yang bertempat tinggal di utara pasar dan karena jasanya tersebut lalu di beri gelar Ngabehi Loring Pasar.Yang dapat di temui di Yogyakarta
Hal yang harus Anda lihat jika berkunjung ke Indonesia,
khususnya di Yogyakarta adalah beberapa Candinya. Seperti candi Budha
terbesar di dunia, yaitu: Borobudur dan candi Hindu: Prambanan,
yang memiliki gaya arsitektur yang halus dan lebih mengesankan di
bandingkan candi Borobudur. Dua hal ini adalah alasan banyaknya
wisatawan yang berkunjung. Satu hal lagi yang tidak boleh dilewatkan,
jika Anda berkunjung di musim panas dan tertarik pada kesenian budaya
maka Anda harus melihat pertunjukan Ramayana ballet yang berada di depan
candi Prambanan.
Yang dapat di lakukan
Anda memiliki jiwa petualang?, maka tidak salah jika Anda
pergi ke Yogyakarta. Di Yogyakarata ada beberapa gua yang dapat Anda
kinjungi dan biasanya gua-gua di sekitar Yogya ini menjadi tempat para
pecinta alam untuk berkegiatan seperti halnya susur gua.
Makanan yang harus di coba
Makanan khusus dari Jogja adalah Nasi Gudeg. Gudeg terbuat dari
nangka muda yang direbus selama beberapa jam dan dicampur dengan
rempah-rempah, gula dan santan. Gudeg biasa disajikan dengan nasi putih,
ayam, telur, tahu, tempe serta sayur cabe. Perpaduan antara manisnya
gudeg dengan pedasnya sayur serta gurihnya santan akan memberikan
pengalaman wisata kuliner Anda berbeda.



Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar