Tentang Situ Patenggang
Sesampainya di Situ Patenggang, kamu akan di sambut dengan danau luas yang berair tenang, dengan pegunungan menjulang mengelilingi Situ patenggang. Di tepi danau terdapat banyak perahu dengan warna-warna cerah nan cantik, yang siap mengantar kamu untuk berkeliling danau dengan tarif Rp. 15.000 per orang atau jika kamu tidak ingin berkeliling terlalu jauh kamu juga bisa menyewa sepeda air yang menarik untuk dicoba. Kamu juga bisa sekedar duduk di tepi danau dan menikmati ketenangan air dan keindahan alam yang disajikan.
Batu Cinta
Tidak hanya menawarkan pesona alam, Situ Patengan juga menawarkan sebuah tempat yang cukup terkenal dengan historisnya yaitu Pulau Asmara dan Batu Cinta. Pulau Asmara dan Batu Cinta merupakan sebuah lokasi di tengah danau dengan batu besar sebagai penandanya. Batu inilah yang disebut Batu Cinta dengan ceritanya yang melegenda. Cerita ini bermula dari kisah cinta sepasang kekasih yaitu Ki Santang dan Dewi Rengganis yang terpisah dan akhirnya bertemu kembali di tempat ini. Masyarakat setempat percaya air yang mengisi danau ini adalah air mata dari Ki Santang dan Dewi Rengganis, itu sebabnya sebagian orang menyebut danau ini Situ Penganten. Biasanya wisatawan yang berkunjung ke Situ Patenggang menyempatkan diri untuk mengunjungi Batu Cinta. Batu Cinta di percaya, bagi siapapun yang singgah bersama pasangan ke Batu Cinta dan mengelilingi Pulau Asmara, maka hubungannya akan awet dan langgeng.Selain menikmati keindahan alamnya, di sekitar danau juga terdapat toko-toko yang menawarkan berbagai souvenir ataupun buah-buahan segar yang tentunya bisa kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh untuk kerabat, tidak hanya itu jika kamu ingin menginap di sekitar Ciwidey juga terdapat beberapa hotel dan bungalow dengan fasilitas yang memadai.



Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar