Tentang Taman Nasional Bromo Semeru
Di puncak gunung kamu bisa menikmati lautan pasir dengan luas 10km persegi. Untuk mencapai puncak gunung Bromo, kamu tidak bisa menggunakan kendaraan di area ini terdapat kuda yang bisa kamu sewa dengan tarif RP.70.000. Kemudian perjalanan bisa dilanjutkan dengan menaiki anak tangga yang berjumlah 250, sesampainya di puncak Gunung Bromo kamu bisa melihat kebawah, di sana terdapat hamparan pasir dengan pura di tengah-tengahnya Kamu juga bisa menyaksikan kemegahan dari puncak Gunung Semeru yang menjulang menembus awan, selain itu kamu juga bisa menyaksikan indahnya matahari terbit.
Di kawasan Gunung Bromo-Semeru juga di adakan upacara tradisional setiap bulan purnama yang biasanya jatuh pada tanggal 14 atau 15 di bulan kesepuluh, menurt penanggalan jawa.. Upacara ini di laksanakan oleh masyarakat tengger, biasanya upacara di mulai tengah malam sampai dini hari. Upacara ini di sebut upacara Kesodo, dengan tujuan untuk memohon panen yang berlimpah, meminta tolak bala serta kesembuhan atas berbagai penyakit, dengan cara mempersembahkan sesaji dan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo.
Kawasan Gunung bromo adalah obyek wisata terkenal dan telah di kembangkan oleh pemerintah setempat. Hal ini bisa di lihat dengan banyaknya tempat penginapan dari mulai losmen hingga hotel berbintang 4. Terdapat juga warung-warung makan, namun agak sulit di jumpai warung makan yang buka 24 jam, di kawasan ini tapi kamu bisa menemukan banyak warung makan yang masih buka tengah malam di Desa Wonokitri, sekitar 3 km dari area ini. Di area ini juga banyak terdapat kios-kios cendra mata sebagai oleh-oleh untuk teman ataupun kerabat.
Akses ke Taman Nasional Bromo Semeru

Kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi. Terdapat empat pintu gerbang utama untuk memasuki kawasan taman nasional, yaitu:- Desa Cemorolawang jika kamu melalui jalur Purbolinggo
- Desa Wonokitri jika melalui jalur Pasuruan
- Desa Ngadas melalui jalur Malang
- Desa Burno melalui jalur Lumajang
- Dari Pasuruan- Warung dowo-Tosari-Wonokitri-Gunung Bromo dengan menggunakan mobil, yang berjarak sekitar 71 km
- Dari Malang, maka melalui rute Malang-Tumpang-Gubuk Klakah-Jemplang-Gunung Bromo sekitar 53 km atau Malang-Purwodadi-Nongkojajar-Tosari-Wonokitri-Penanjakan sekitar 83 km



Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar