Tentang Taman Nasional Ujung Kulon
Taman seluas 122.956 hektar ini merupakan habitat asli Badak Jawa. Badak Jawa yang menghuni taman nasional ini jumlahnya hanya ada sekitar 50-60 ekor karena hewan ini merupakan hewan langka yang ada di dunia. Hal itu menjadikan taman nasional ini sebagai cagar alam dan salah satu situs warisan alam dunia yang dilindungi oleh UNESCO.
Selain Badak Jawa, di Taman Nasional Ujung Kulon ini mempunyai 3 ekosistem : laut, rawa dan daratan yang dihuni oleh berbagai hewan dan tumbuhan. Diantara hewan dan tumbuhan yang hidup di taman ini beberapa diantaranya merupakan jenis hewan dan tumbuhan langka.
Ada beberapa obyek wisata lainnya yang masih berada di kawasan ini diantaranya : Pulau Peucang, Pulau Handeleum, Pulau Panaitan, Gunung Honje dan Semenanjung ujung Kulon. Di tempat-tempat tersebut kamu bisa menikmati wisata alam seperti trekking, berkemah,wildlife viewing,menyelam,snorkeling, berenang, bersampan, berselancar, wisata budaya di desa nelayan, dan menikmati sumber air panas. Untuk berwisata alam kamu dikenakan tarif antara Rp. 10rb-50rb/orang untuk warga negara Indonesia, Rp. 30rb-75rb/orang untuk warga negara asing tergantung dari jenis wisata alamnya.
Sedangkan untuk tiket masuk ke TNUK ini seharga Rp. 2.500,-/orang untuk warga negara Indonesia, Rp. 20.000,-/orang untuk warga negara asing ditambah biaya asuransi sebesar Rp. 3.000,-. Saat berkunjung ke TNUK kamu dilarang untuk berburu, menangkap, menebang, menyalakan api dan hal-hal yang mengganggu kehidupan flora dan fauna di TNUK ini serta segala hal yang menyebabkan pencemaran lingkungan.



Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar