Tentang Taman Sari Keraton

Yogyakarta atau Jogja dikenal sebagai kota Budaya, bayak situs-situs kebudayaan yang bisa
kita
temukan disana. Salah satunya adalah Istana Taman Sari atau
Pasranggahan Taman Sari. Letak Taman Sari tidak jauh dari Keraton
Yogyakarta, tepatnya sekitar 0,5 Km sebelah selatan Keraton. Taman Sari
adalah Taman Istana yang memiliki gaya arsitektur unik karena merupakan
perpaduan antara gaya arsitektur Jawa dan Portugis, Sultan
Hamengkubuwono I dulunya memang dibantu oleh arsitek-arsitek dari
Portugis saat hendak membangun Taman Sari ini.
Hal pertama yang
mengesankan ketika Anda berkunjung ke Taman Sari adalah Gapura unik
dengan ukiran-ukiran cantik yang menjadi Pintu masuk di Taman Sari.
Memasuki dua pintu kedalam Anda akan menemukan dua kolam berair biru.
Pada masanya kolam tersebut adalah tempat pemandian para putri dan
selir-selir Raja. Hiasan-hiasan seperti air mancur yang berbentuk kepala
naga dan pot-pot bunga disekelilinya menambah apiknya Interior di Taman
Sari.

Tempat unik lain yang bisa Anda temui di sini yaitu Masjid bawah
tanah. Letak Masjid ini memang unik karena berada dibawah tanah, tapi
jalan menuju masjid ini pun tidak kalah uniknya. Untuk menuju Masjid
bawah tanah, Anda harus melewati jalan yang berupa lorong-lorong panjang
dan tangga-tangga. Gaya Arsitektur masjid ini tidak seperti
masjid-masjid pada umumnya yang berbentuk persegi, melainkan berbentuk
lingkaran. Di tengah-tengah Masjid ini terdapat Sumur yang disebut sumur
Gumilang. Masjid ini dulunya merupakan Surau yang sering di pakai
Sultan untuk shalat.
Jadi
tidak ada salahnya Anda menyempatkan diri berkunjung ke Taman Sari saat
Anda berlibur ke Jogja. Suasanan Taman Sari membuat Anda membayangkan
kehidupan Kerajaan di masa lampau.
Akses ke Taman Sari Keraton

Tiket masuk menuju Taman Sari yaitu Rp 2.500 untuk domestic dan Rp
5000 untuk Mancanegara, fasilitas yang bisa Anda dapatkan yaitu parkir
dan pemandu wisata berlisensi.
Akses menuju Taman Sari tidaklah sulit Anda bisa menggunakan kendaraan
pribadi untuk menuju kesana, atau dari titik nol KM ada bisa menggunakan
becak ataupun ojek ongkosnya dibawah Rp 10.000 saja.
0 komentar:
Posting Komentar